Api wacana amandemen konstitusi dan perpanjangan masa jabatan presiden telah menyala bahkan sebelum presiden menyelesaikan masa jabatan di periode keduanya. Bahkan isu amandemen konstitusi telah santer terdengar di masa transisi antara periode pertama dan kedua Presiden Joko Widodo pada 2019 lalu. Isu yang hangat saat itu adalah kebangkitan garis-garis besar haluan negara atau GBHN yang sebetulnya mandat Soekarno pada suatu pidato yang disebut Manipol USDEK pada penghujung masa pemerintahannya yang kemudian diteruskan sebagai GBHN di era Soeharto sepanjang orde baru. Wacana digawangi oleh partai induk dari Presiden sendiri yang sekaligus partai kepunyaan anak dari Soekarno, Megawati Soekarnoputri, PDI-Perjuangan. Hal ini memantik bermacam reaksi. Wacana GBHN yang dibangkitkan kembali ini menimbulkan kecurigaan akan bangkitnya pula sosok diktator di tubuh pengusaha mebel asal Jawa Tengah ini. Namun, seiring berjalannya waktu wacana ini menguap, serupa elektabilitas Puan Maharani di pang...